Do Breathe: Calm your mind. Find focus. Get stuff done

The Greek Philosopher Socrates said, “The unexamined life is not worth living” and he had a good point. The more you look inside openly and honestly, the more baggage from your past you find. Many stop at the first ugly suitcase, few empty the closet completely.

Sengaja membaca Do Breathe di penghujung 2020 sembari mengingatkan diri sendiri bahwa pencapaian terbaik tahun ini adalah untuk tetap hidup dan masih bisa bernapas tanpa kesulitan–sesuatu yang menjadi sebuah kemewahan di tengah pandemi yang masih saja menggila ini.

Michael Townsend Williams sebelumnya adalah seorang praktisi di bidang pemasaran dan periklanan. Lalu ia berubah haluan menjadi instruktur yoga. Olahraga yang bagi banyak orang seperti sebuah meditasi diakui oleh Williams dapat membantu kita menjalani hidup dengan lebih ringan. Semua itu berawal dari bagaimana kita menyadari napas kita: apakah tenang, memburu, atau malah seperti orang yang baru saja dikejar anjing?

Buku ini terbagi menjadi 3 bagian yang masing-masing berisi 3 bab. Diurutkan dari hal paling mendasar: bernapas. Bagi Williams, ketika kita sudah menyadari bagaimana kita bernapas maka untuk dapat merasakan momen akan menjadi lebih mudah. Memerhatikan napas kita adalah salah satu bentuk dari mindfulness yang akan memudahkan kita untuk fokus. Apabila kita membuatnya menjadi sebuah kebiasaan, maka bukannya tidak mungkin akan bahwa kita menjadi produktif yang sehat (bukan sekadar sibuk hanya untuk mengisi waktu).

Busy is bad for business. And the glorification of busy is bad for life. Busy can be a great way of appearing to be working when in fact you are just filling time.

Aku sengaja memberikan 4 bintang karena menurutku, buku ini bisa menjadi langkah awal yang mudah diikuti dan dipahami mengenai pembentukan fokus dan untuk menjadi mindfull. Williams menyebutkan referensi lain yang bisa ditelusur oleh pembaca dengan harapan, pembaca akan menggali lebih jauh dan menerapkan metode yang sesuai dengannya.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai